Minggu, 25 Oktober 2009

Cryptography

Cryptography

Istilah-Istilah

Kata cryptography berasal dari kata Yunani kryptos (tersembunyi) dan graphein (menulis).

Cryptanalysis adalah aksi untuk memecahkan mekanisme kriptografi dengan cara mendapatkan plaintext atau kunci dari ciphertext yang digunakan untuk mendapatkan informasi berharga kemudian mengubah atau memalsukan pesan dengan tujuan untuk menipu penerima yang sesungguhnya, memecahkan ciphertext.

Cryptology adalah ilmu yang mencakup cryptography dan cryptanalysis.

Encryption adalah transformasi data kedalam bentuk yang tidak dapat terbaca tanpa sebuah kunci tertentu. Tujuannya adalah untuk meyakinkan privasi dengan menyembunyikan informasi dari orang-orang yang tidak ditujukan, bahkan mereka mereka yang memiliki akses ke data terenkripsi.

Kriptografi merupakan seni dan ilmu menyembunyikan informasi daripenerima yang tidak berhak.

Dekripsi merupakan kebalikan dari enkripsi, yaitu transformasi data terenkripsi kembali ke bentuknya semula.

Plaintext merupakan data/pesan sebelum dilakukan proses encryption atau data sesudah dilakukan proses decryption

Chypertext merupakan data setelah dilakukan proses encryption

Terminology

History

Sekitar 50 SM, Julius Caesar, kaisar Roma, menggunakan cipher substitusi untuk mengirim pesan ke Marcus Tullius Cicero.

Huruf-huruf apfabet disubstitusi dengan huruf-huruf yang lain pada alfabet yang sama.

Menggeser 3 posisi alphabet

Pada abad ke-9, filsuf Arab al-Kindi menulis risalat (ditemukan kembali th 1987) yang diberi judul “A Manuscript on Deciphering Cryptographic Messages”.

3000 tahun SM bangsa Mesir menggunakan hieroglyphcs untuk menyembunyikan tulisan dari mereka yang tidak diharapkan.

Pada 1790, Thomas Jefferson mengembangkan alat enkripsi dengan menggunakan tumpukan yang terdiri dari 26 disk yang dapat diputar scr individual

Mesin kriptografi mekanik yang disebut Hagelin Machine dibuat pada tahun 1920 oleh Boris Hagelin di Scockholm, Swedia. Di US, mesin Hagelin dikenal sebagai M-209.

Militer Jerman menggunakan mesin cipher substitusi polialfabetik disebut Enigma sebagai sistem pengkodean utama selama PD II.

awal tahun 70an Feistel menemukan DES, tahun 1977 DES (Data Encryption Standard) dipakai sebagai standar pemrosesan informasi federal US untuk mengenkripsi informasi yang unclassified. DES merupakan mekanisme kriptografi yang paling dikenal sepanjang sejarah

1976, Diffie dan Hellman mempublikasikan New Directions in Cryptography, memperkenalkan konsep revolusioner kriptografi kunci publik dan juga memberikan metode baru dan jenius untuk pertukaran kunci,

PEMBAGIAN CRYPTOGRAPHY

Example of Symmetric Systems

nBlock Chiper

nData Encryption Standard (DES)

. 3DES

nAEs

IDEA

nBlowfish

nStream Cheaper

nRC3, RC4, RC5

nTagima

Mode Operasi Enskripsi-Dekripsi

n Electronic Codebook – ECB

n Cipherblock Chaining – CBC

n Cipher Feedback – CFB

n Output Feedback – OFB

Example of Symmetric Systems

n Block Chiper

n Data Encryption Standard (DES)

n 3DES

n AES

n IDEA

n Blowfish

n Stream Cheaper

n RC3, RC4, RC5

n Tagima

Mode Operasi Enskripsi-Dekripsi

n Electronic Codebook – ECB

n Cipher Feedback – CFB

n Output Feedback – OFB

Feistel Chiper

n Feistel was one of the designers of early cryptographic algorithms at IBM in the 1970’s

n Feistel Cipher is a scheme / template for specifying the algorithm of a block cipher

n The Feistel scheme allows encryption and decryption with the same hardware circuit / piece of software

n Algorithms that use the Feistel scheme:

n �� DES

n �� IDEA

n �� RC5

Applied Cryptography

n Secure Socket Layer

n HTTPS

n SSH

n PGP (Pretty Good Privacy) for email

n IP Sec

n VPN

HTTPS

Pretty Good Privacy (PGP)

n widely used de facto secure email

n developed by Phil Zimmermann

n selected best available crypto algs to use

n integrated into a single program

n available on Unix, PC, Macintosh and Amiga systems

n originally free, now have commercial versions available also

PGP Operation – Email Compatibility

n when using PGP will have binary data to send (encrypted message etc)

n however email was designed only for text

n hence PGP must encode raw binary data into printable ASCII characters

n uses radix-64 algorithm

n maps 3 bytes to 4 printable chars

n also appends a CRC

n PGP also segments messages if too big

PGP Software

IPSec Application

n IPSec is a transparent standards-based security layer for TCP/IP that is commonly used to create and operate Virtual Private Networks (VPNs).

What is a VPN

BELAJAR HACKER BAG2

Masyarakat Underground Dunia Maya

Onno W. Purbo

Masyarakat Underground? Bawah tanah? … Betul, masyarakat yang tidak terlihat, tidak terdeteksi, seperti siluman, mereka hidup & berjaya di dunia maya – tanpa terdeteksi oleh pengguna Internet biasa, tak terdeteksi oleh sistem administrator WARNET & ISP.

Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan biasanya ingin menjadi hacker ... traceroute, nmap, strobe, udp_scan, netcat di Linux & terakhir Cheops untuk Orang biasanya menggunakan nama alias, callsign atau nama samaran., Hacker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak lagi.

Siapakah mereka? – mereka adalah para hacker. Media & stereotype masyarakat membentuk karakter hacker sebagai orang jahat dan suka merusak. Stereotype ABG 15-20 tahun-an, yang duduk di belakang komputer berjam-jam, masuk ke sistem dan men-delete, berbelanja menggunakan kartu kredit curian atau menghancurkan apa saja yang bisa mereka hancurkan – “anak” ini dikenal sebagai cracker bukan sebagai hacker. Cracker ini yang sering anda dengar di berita / media, mematikan situs web, menghapus data dan membuat kekacauan kemanapun mereka pergi. Hacker yang betul sebenarnya tidak seperti yang ada dalam stereotype banyak orang di atas.

Di dunia elektronik underground nama jelas & nama lengkap tidak digunakan. Orang biasanya menggunakan nama alias, callsign atau nama samaran. Hal ini memungkinkan kita bisa menyamarkan identitas, dan hanya di kenali sesama underground. Beberapa nama diantara hacker Indonesia bisa dikenali seperti hC, cbug, litherr, fwerd, d_ajax, r3dshadow, cwarrior, ladybug, chiko, gelo, BigDaddy dsb..

Apakah perbedaan mendasar antara seorang cracker & hacker? Di http://www.whatis.com, cracker di definisikan sebagai “seseorang yang masuk ke sistem orang lain, biasanya di jaringan komputer, membypass password atau lisensi program komputer, atau secara sengaja melawan keamanan komputer. Cracker dapat mengerjakan hal ini untuk keuntungan, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem”

Berbeda dengan Cracker, Hacker menurut Eric Raymond di definisikan sebagai programmer yang pandai. Sebuah hack yang baik adalah solusi yang cantik kepada masalah programming dan “hacking” adalah proses pembuatan-nya. Ada beberapa karakteristik yang menandakan seseorang adalah hacker, seperti (1) dia suka belajar detail dari bahasa pemrograman atau system, (2) dia melakukan pemrograman tidak cuma berteori saja, (3) dia bisa menghargai, menikmati hasil hacking orang lain, (4) dia dapat secara cepat belajar pemrogramman, dan (5) dia ahli dalam bahasa pemrograman tertentu atau sistem tertentu, seperti “UNIX hacker”.

Yang menarik, ternyata dalam dunia hacker terjadi strata / tingkatan / level yang diberikan oleh komunitas hacker kepada seseorang karena kepiawaiannya, bukan karena umur atau senioritasnya. Proses yang paling berat adalah untuk memperoleh pengakuan / derajat / acknowledgement diantara masyarakat underground, seorang hacker harus mampu membuat program untuk meng-eksploit kelemahan sistem, menulis tutorial (artikel) biasanya dalam format ASCII text biasa, aktif diskusi di mailing list / IRC channel para hacker, membuat situs web dsb. Entah kenapa warna background situs web para hacker seringkali berwarna hitam gelap, mungkin untuk memberikan kesan misterius. Proses memperoleh acknowledgement / pengakuan, akan memakan waktu lama bulanan bahkan tahun, tergantung ke piawaian hacker tersebut.

Proses memperoleh pengakuan di antara sesama hacker tidak lepas dari etika & aturan main dunia underground. Etika ini yang akhirnya akan membedakan antara hacker & cracker, maupun hacker kelas rendahan seperti Lamer & Script Kiddies. Salah satu etika yang berhasil di formulasikan dengan baik ada di buku Hackers: Heroes of the Computer Revolution, yang ditulis oleh Steven Levy 1984, ada enam (6) etika yang perlu di resapi seorang hacker:

  1. Akses ke komputer – dan apapun yang akan mengajarkan kepada anda bagaimana dunia ini berjalan / bekerja – harus dilakukan tanpa batas & totalitas. Selalu mengutamakan pengalaman lapangan!
  2. Semua informasi harus bebas, terbuka, transparan, tidak di sembunyikan.
  3. Tidak pernah percaya pada otoritas, penguasa – percaya pada desentralisasi.
  4. Seorang hacker hanya di nilai dari kemampuan hackingnya, bukan kriteria buatan seperti gelar, umur, posisi atau suku bangsa.
  5. Seorang hacker membuat seni & keindahan di komputer.
  6. Komputer dapat mengubah hidup anda menuju yang lebih baik.

Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker seperti di jelaskan oleh Scorpio http://packetstorm.securify.com/docs/hack/ethics/my.code.of.ethics.html, yaitu:

  • Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
  • Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
  • Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
  • Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
  • Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.
  • Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
  • Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
  • Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
  • Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
  • Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.

Jelas dari Etika & Aturan main Hacker di atas, sangat tidak mungkin seorang hacker betulan akan membuat kerusakan di komputer.

Tentunya ada berbagai tingkatan / strata di dunia underground. Saya yakin tidak semua orang setuju dengan derajat yang akan dijelaskan disini, karena ada kesan arogan terutama pada level yang tinggi. Secara umum yang paling tinggi (suhu) hacker sering di sebut ‘Elite’; di Indonesia mungkin lebih sering di sebut ‘suhu’. Sedangkan, di ujung lain derajat hacker dikenal ‘wanna-be’ hacker atau dikenal sebagai ‘Lamers’. Yang pasti para pencuri kartu kredit bukanlah seorang hacker tingkat tinggi, mereka hanyalah termasuk kategori hacker kelas paling rendah / kacangan yang sering kali di sebut sebagai Lamer. Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan biasanya ingin menjadi hacker (wanna-be hacker). Lamer biasanya membaca atau mendengar tentang hacker & ingin seperti itu. Penggunaan komputer Lamer terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS (Denial of Service). Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya Lamer hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Developed Kiddie, dua tingkat di atas Lamer – di sebut Kiddie karena kelompok ini masih muda (ABG) & masih sekolah (SMU atau sederajat). Mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

Script Kiddie, seperti tingkat di atasnya, yaitu developed kiddie, biasanya melakukan aktifitas hacking berbasis pada Grafical User Interface (GUI). Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

Dua tingkat tertinggi para hacker & yang membuat legenda di underground dunia maya, adalah tingkat Elite & Semi Elite. Barangkali kalau di terjemahkan ke bahasa Indonesia, tingkat ini merupakan suhu dunia underground. Elite juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.

Semi Elite - hacker ini biasanya lebih muda daripada Elite. Mereka juga mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di kategorikan Lamer.

Sombong merupakan salah satu sebab utama seorang hacker tertangkap. Mereka menyombongkan diri & memproklamirkan apa yang mereka capai untuk memperoleh pengakuan dari yang lain. Hacker lain, karena pengetahuan-nya masih kurang, biasanya akan memilih target secara hati-hati, tanpa terlihat, diam-diam seperti siluman di kegelapan malam. Setelah melalui banyak semedi & membaca banyak buku-buku tentang kerja jaringan komputer, Request For Comment (RFC) di Internet & mempraktekan socket programming. Semua ini tidak pernah di ajarkan di bangku sekolah maupun kuliah manapun. Secara perlahan mereka akan naik hirarki mereka sesuai dengan kemampuannya, tanpa menyombongkan dirinya – itulah para suhu dunia underground. Salah satu suhu hacker di Indonesia yang saya hormati & kagumi kebetulan bekas murid saya sendiri di Teknik Elektro ITB, beliau relatif masih muda + sekarang telah menjadi seorang penting di Research & Development Telkomsel.

Umumnya pembuatan software akan sangat berterima kasih akan masukan dari para hacker, karena dengan adanya masukan ini software yang mereka buat menjadi semakin baik. Memang kadang eksploit yang dihasilkan para hacker tidak langsung di peroleh si perusahaan software, tapi di tahan oleh komunitas underground ini – sampai digunakan oleh lamers & membuat kekacauan.

Bagaimana proses hacking dilakukan? Ah ini bagian paling menarik dalam dunia underground. Ada bermacam-macam teknik hacking, yang paling menyebalkan adalah jika terjadi Denial of Service (DoS) yang menyebabkan server / komputer yang kita gunakan menjadi macet / mati. Terlepas dari masalah menyebalkan, secara umum ada empat (4) langkah sederhana yang biasanya dilakukan, yaitu:

  1. Membuka akses ke situs.
  2. Hacking root (superuser)
  3. Menghilangkan jejak.
  4. Membuat backdoor (jalan belakang), untuk masuk di kemudian hari.

Hmmm bagaimana secara singkat lebih jauh proses hacking ini dilakukan? Untuk dapat mengakses ke dalam sebuah situs biasanya melalui beberapa proses terlebih dulu, seperti hal-nya dinas intelejen, kita harus tahu persis segala sesuatu tentang perusahaan & situs yang akan kita masuki, rencana melarikan diri kalau ada apa-apa dsb. Proses intelejen ini dilakukan dalam tiga (3) tahapan besar, yaitu footprinting, scanning & enumeration. Footprinting untuk mengetahui seberapa besar scope / wilayah serangan bisa dilihat dari berbagai file HTML perusahaan tsb, perintah whois, host, dig, nslookup pada Linux untuk melihat scope host yang perlu di serang / di amankan. Scanning untuk melihat servis apa saja yang ada di mesin-mesin tersebut, topologi jaringan dsb. bisa dilakukan mengunakan perintah ping, traceroute, nmap, strobe, udp_scan, netcat di Linux & terakhir Cheops untuk melakukan network mapping. Enumeration sistem operasi yang jalan di server target apakah Windows NT/2000 / Linux / Netware. Program seperti snmputil, enum, dumpsec, showmount, rcpinfo, finger menjadi sangat “handy”.

Setelah proses intelejen di lakukan dengan baik proses serangan dapat mulai dikerjakan. Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1) hosting web server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web / internet kepada karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan Proxy server. Detail sepuluh (10) besar serangan di Internet bisa dibaca di http://www.sans.org/topten.html. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).

Agar hacker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate / proxy server; dapat melalui unauthenticated SOCKproxy port 1080 atau open Web proxy port 80, 81, 8000, 8080. Daftar WinGate server di maintain oleh CyberArmy di http://www.cyberarmy.com/wingate/.

Langkah selanjutnya, hacker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI), dengan akses ke file /etc/hosts.allow.

Selanjutnya hacker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan. Hacker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti 'ps' & 'netstat' di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi hacker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.

Setelah hacker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka hacker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Cara paling sederhana menggunakan script kiddies yang tersedia di Internet di http://www.technotronics.com / http://www.hackingexposed.com seperti cgiscan.c, phfscan.c dsb. Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan). Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Hacker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).

Untuk menghilangkan jejak, seorang hacker biasanya melakukan operasi pembersihan 'clean-up‘ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Program seperti zap, wzap, wted, remove akan membantu. Walaupun simpel text editor seperti vi dapat juga melakukan pekerjaan itu. Jangan lupa menambahkan program 'backdooring' dengan cara Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh. Selanjutnya seorang hacker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, tapi seorang hacker yang baik akan memberitahukan sistem administrator tentang kelemahan sistemnya & tidak akan pernah menjalankan perintah ‘rm –rf / &’.

Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm –rf / &’.

Cukup banyak situs di Internet yang bisa menjadi basis pengetahuan underground, beberapa diantara-nya berbahasa Indonesia seperti Kecoa Elektronik http://www.k-elektronik.org, Hackerlink http://www.hackerlink.or.id, maupun Anti-hackerlink (entah dimana lokasinya). Referensi terbaik mungkin bisa dibaca di berbagai situs di luar negeri seperti http://packetstorm.securify.com, http://www.hackingexposed.com, http://neworder.box.sk, http://www.sans.org, http://www.rootshell.com.

BELAJAR HACKER

arti hacker Bagian 1 Hacking buat pemula Artikel ini ditujukan bagi pemula, dan disusun oleh pemula. Ditulis untuk pengetahuan semata. Untuk temen2 yg udah ahli, sok aja dilewat, tapi dibaca juga gpp…. Apa sebenarnya hacking itu? klo menurut pengertian gue, hacking adalah ngoprek. Yup, hacking adalah ngoprek, mempelajari sesuatu dengan keingintahuan (curiosity) yg tinggi, ngutak atik sesuatu, ‘ngudek-ngudek’ sampai ke ‘jeroannya’. Sesuatunya apa dong? ya terserah… bisa komputer, mobil, motor, mesin. Tapi masalahnya ada ngga ya hacker mobil, hacker motor, atau hacker pesawat terbang?? hehe… Walaupun saat ini hacking identik dengan ‘bobol-membobol’, tapi gue kurang setuju klo cuman bobol server orang doang!. Ada yang bilang ‘Hacking is Art’, trus dimana letak seninya dong? Mau tau pengertian hacking sebenarnya, coba baca artikel sebelumnya (How to Become A Hacker). Di situ dijelasin bahwa hacker berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan. Contoh hacker pada saat ini yang sering-sering disebut adalah Linus Torvald (tau ngga? itu lho yang menciptakan Linux). Apa dia tukang bobol? belum tentu kan…. Pada artikel ini, gue pengen membagi pengalaman mengenai Hacking, walaupun sampai saat ini gue belum pernah nge-Hack ke server orang. Salah satu cara untuk mencoba simulasi Hack yaitu H3cky0uRs3lf! Buat komputer kita sebagai server (sekaligus belajar konfigurasi server) trus install program yg dibutuhkan. Misalnya klo mo Web Hacking, coba install Apache atau IIS. Atau kita sesuaikan dengan exploit yang udah kita dapet. Tapi lebih baik install Linux atau FreeBSD dulu di komputer pribadi, trus konfigurasi sebagai server, lalu simulasi Hack, setelah itu baru Hack Betulan… Apalagi klo di kost ada jaringan. Pro dan Kontra Hacking Pro Kontra Etika Hacking Semua informasi adalah free Jika semua informasi adalah free, maka tidak ada ladi privacy Aspek Security Intrusion adalah ilustrasi kelemahan sistem Tidak perlu menjadi pencuri untuk menunjukkan pintu yang tidak terkunci Idle Machines Hacking hanya pada idle machines idle machines milik siapa ? science education hanya membobol tapi tidak merusak “hacker wannabe” berpotensi sangat besar untuk merusak Okeh, sekarang waktunya melakukan aksi… 1. Fase Persiapan ~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya - Secara Aktif : - portscanning - network mapping - OS Detection - application fingerprinting Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat - Secara Pasif : - mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb) - via internet registries (informasi domain, IP Addres) - Website yang menjadi terget 2. Fase Eksekusi~ Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan exploit (packetstromsecurity.org, milw0rm, milis bugtraq, atau mencari lewat #IRC).~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes- compile eksploit -> local host -> $gcc -o exploit exploit.c $./exploit # hostname (# tanda mendapatkan akses root) remote host -> $gcc -o exploit exploit.c $./exploit -t www.target.com # (klo beruntung mendapatkan akes root) ~ Brute Force - Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi. - Menebak username dan password. - Cracking password file ~ Social Engineering - Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password - Intinya ngibulin user…. 3. Fase Setelah Eksekusi ~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit ~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin ~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd Nah, intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue, cobalah pada mesin localhost dulu (komuter pribadi), klo terhubung ke LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Kalaupun pun ga terhubung ke jaringan, kita masih bisa menggunakan Virtual Machine menggunakan VMWare seperti yang nanti akan dibahas pada bagian 3! Referensi : -Hacking and Defense, Jim Geovedi, negative@magnesium.net -Network Defense, Jim Geovedi, negative@magnesium.net Diposting oleh eL-Note di 21:44 0 komentar $4000/Bulan dari Google AdSense Cosa Aranda melaporkan bahwa ia mendapatkan lebih dari $4000/bulan dari Google AdSense pada bulan November kemarin. Penghasilan tersebut ia dapatkan dari iklan AdSense yang dipasang pada blog-blog di jaringan Funponsel.com miliknya. Blog-blog tersebut memiliki tema yang bervariasi, tetapi yang paling populer adalah yang bertemakan teknologi dan juga koleksi lirik musik. Selain dari AdSense, Cosa juga mendapatkan lebih dari $80 pada bulan yang sama dari jaringan iklan Blogads. Untuk menangani jaringan blognya, Cosa mempekerjakan dua orang pegawai. Sedangkan untuk mencapai targetnya, dia mematok pembuatan tulisan di blognya sebanyak antara 3 sampai dengan 12 buah tulisan per hari untuk setiap blognya. Desain blog pada jaringan Funponsel mengingatkan saya pada Engadget dan blog-blog lain pada jaringan Weblogs Inc. milik Jason Calacanis yang beberapa waktu yang lalu telah dibeli oleh grup Time Warner. Mungkin Cosa memang meniru model bisnis dari Weblogs Inc.? Seperti halnya Weblogs Inc., pendapatan utama dari jaringan Funponsel sepertinya berasal dari penempatan iklan Google AdSense. Walaupun demikian, saya juga melihat ada beberapa iklan yang tidak berasal dari Google AdSense. Bagaimana Cosa mencapai ini semua? Saya rasa resepnya kira-kira seperti ini: Persistensi dalam menulis artikel sebanyak 1-2 lusin setiap harinya. Tulisan dibuat dalam Bahasa Inggris. Menurut pengamatan saya, blog yang berbahasa Inggris memiliki CTR 20-30 kali lebih tinggi daripada blog berbahasa Indonesia. Desain yang dioptimasi untuk penempatan AdSense dan iklan lainnya. Optimasi Mesin Pencari (SEO). Yang aktif mencari pendapatan dari Google AdSense di Indonesia tentunya bukan hanya Cosa. Para profesional Google AdSense ini berkumpul di forum Adsense-ID. Dalam sebuah postingnya, Cosa mengatakan bahwa ada anggota forum yang memiliki pendapatan per bulan sampai 5 digit. Sukses Cosa bukannya tanpa kontroversi. Blog Funponsel yang pernah menjadi anggota pengumpul blog Planet Terasi bukanlah blog yang populer di kalangan pembaca Planet Terasi. Penyebabnya kemungkinan besar adalah lusinan artikel dari Funponsel kerap kali memenuhi Planet Terasi. Mungkin ini yang menyebabkan Ronny Haryanto menghilangkan blog Cosa dari daftar blog yang diindeks oleh Planet Terasi. Karena itu Cosa meminta Ronny untuk menghapus Funponsel dari blog yang diindeks Planet Terasi. Jika jaringan Funponsel mendapat lebih dari $4000/bulan, tentunya ada banyak pengunjung yang mengklik iklan AdSense. Dari mana saja pengunjung ini? Menurut pengamatan saya, kemungkinan besar berasal dari mesin pencari seperti Google. Blog My Other Side of Stories yang merupakan blog paling populer di jaringan milik Cosa hanya memiliki tujuh orang pelanggan di Bloglines.com, menandakan blog ini hanya memiliki sedikit pelanggan tetap. Sebagai perbandingan, di Bloglines blog saya memiliki 113 pelanggan, sedangkan blog Enda Nasution memiliki 121 pelanggan. Dari blog saya ini, saat ini saya hanya mendapatkan kurang dari $10/bulan, sedangkan Enda pernah mengatakan pendapatannya melalui AdSense adalah sekitar $10-12/bulan (kalau tidak salah, dan mungkin sekarang sudah lebih banyak). Hal ini menandakan bahwa blog yang memiliki banyak pembaca rutin belum tentu memiliki pengunjung yang lebih banyak. Sayangnya, dari hasil membolak-balik forum AdSense-ID, saya belum dapat menemukan contoh situs lain yang layak selain situs-situs Cosa ini. Kebanyakan situs-situs yang saya temukan hanyalah situs-situs ‘klasik’ untuk ‘memancing’ pengunjung dari mesin pencari. Anda memiliki contoh yang lain? Dunia gemerlap memang selalu dekat dengan dunia hitam, begitu pula di Internet. Tak jarang para ‘profesional’ AdSense melakukan hal-hal yang tidak terpuji, misalnya membuat scraper sites, melakukan spamming dan sebagainya. Faktor etika inilah yang terlalu sering diabaikan dalam mendapatkan penghasilan di Internet. Untuk saat ini saya masih belum melihat adanya korelasi antara kualitas blog dan jumlah penghasilan, terutama di Indonesia. Jaringan blog milik Cosa mungkin sedikit banyak bisa dibilang merupakan pengecualian.Siapa yang ingin mengikuti jejak Cosa? Diposting oleh eL-Note di 21:34 0 komentar Tata Cara Memulai Jadi Hacker HaCkErZ Hacking or Hacker adalah seseorang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system dan jaringan computer atou dalam istilahnya ‘Ngoprek’ alias utak-atik sesuatu sampai mendapatkan apa yang diinginkan. Hacking identik dengan bobo-membobol. Cara untuk belajar mensimulasi hack ialah H3cky0uRs3lf alias buat computer kita sebagai server (sekaligus belajar konfigurasi server) truz install program yang dibutuhkan misalx klo mau web Hacking, coba aza install Apache atau IIS. Atouw kita sesuaikan dengan exploit yang udah kita dapet. But lebih baik install Linux atau FreeBSD dulu di Computer pribadi, truz konfigurasi sebaggai server, lalu simulasi Hack, setelah itu baru Hack beneran … apalagi punya Jaringan sendiri … Oia… nie dia beberapa persiapan yang harus dilakukan bwat menjadi Hack : 1. Fase Persiapan Mengumpulkan Informasi sebanyak-banyaknya Secara Aktif : -Portscanning -network Mapping -OS Detection -Applications Fingerprinting (semua itu bias dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atou netcat) Secara Pasif : -MaiList (jasakom, newbie, Hacker, Hackelink, etc) -Via Internet Registries (Informasi Domain, IP addres) -Website yang menjadi TARGET 2. Fase Eksekusi Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yang digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yang sedang berjalan. Selanjutnya mencari Informasi mengenai Vulnerability Holes (Celah kelemahan suatu Program) dan dimanfaatkan menggunakan Exploit (packetstromsecurity.org, milw0rm, milis bugtraq, atou mencari lewat #IRC). Mengexploitasi Vulnerability Holes compile eksploit -> local host -> $gcc –o exploit exploit. C $./exploit # hostname (# “tanda mendapatkan akses root”) Remote host -> $gcc –o exploit exploit.c $./exploit –t www.target.com # (klo beruntung dapetin akses root) Brute Force Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi Menebak username dan password Cracking password file Social Engineering Memperdayai user untuk memberitahu Username dan Password >>>Intinya bwat ngebohongin User J 3. Fase setelah Eksekusi Menginstall backdoor, Trojans, dan rootkit Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin Menyalin/etc/password atou/etc/shadow/password <<>> JUntuk menjadi seorang Hacker sejati diperlukan modal mempelajari Jaringan sampai ke akar-akarnya. Klo mau download ilmunya di http://pandu.dhs.org atou http://www.bogor.net/idkf/ atou http://louis.idaman.com/idkf. Setelah mempelajari jaringan kemudian cari informasi sebanyak mungkin tentang kelemahan website yang akan diretas, untuk cari kelemahan tersebut cari diberbagai vendor misalx: http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang kelemahan dari system yang mereka buat sendiri. Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik. Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah ‘ls ‘ , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah ‘expn ‘, dan (5) mem-finger user di mesin-mesin eksternal lainnya. Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI), dengan akses ke file /etc/hosts.allow. Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan. Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti ‘ps’ & ‘netstat’ di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP. Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan). Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server). Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan ‘clean-up’ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang ‘backdooring’. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh. Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm -rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali, terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis. Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm -rf /ealing the Network; How to Own the Box ( Syngress-2003).pdf 4.58megs htthe Exploits of Hackers Intruders and Deceivers (Wiley- Feb 2005).pdf 3.06megs http://rapidshare.de/files/985113/The_Art_of_Intrusion.pdf.html JThe Complete History of Hacking.pdf 135kbs http://rapidshare.de/files/2394847/The_Complete_History_of_Hacking.pdf..html JTricks of the Internet Gurus (April 1999).pdf 5.66megs http://rapidshare.de/files/2394924/Tricks_of_the_I-_Windows_XP_Hacks.chm.html <<>> Untuk menjadi seorang Hacker harus mempelajari tentang Networking, Programming, dan System Operasi, Internet.. JNetworking dimulai dari Pengetahuan dasar jaringan (konsep TCP/IP), komponen dasar jaringan, dan Topologi jaringan. Lebih lengkapnya datengin aza di www.ilmukomputer.com JProgramming yang terpenting ialah mempelajari ‘logika’ pemrograman, jadi lebih kerarah pemanfaatan logika, ada baiknya belajar algoritma, pengenalan flowchart atau bagan alur untuk melatih logika (teoritis) serta untuk prakteknya disarankan belajar pemrograman yang masih menomorsatukan logika/murni. Bahasa pemrograman yang harus dipelajari ialah seperti C, Perl, Phyton, Pascal, C++. Untuk memulai programming ialah kumpulkan semua documentasi, manual, how to …, FAQ, buku, dan xample”. Kemudian cari dan Install Software yang dibutuhkan. Jangan sekali-kali menggunakan program language seperti VisualBasic, atou Delphi karena tidak portable. Belum ada implementasi open-source dari bahasa-bahasa ini, jadi kamu akan terkurung di platform yang dipilih oleh Vendor (remember yach …menerima situasi monopoli seperti itu bukanlah cara HaCk3R) wajib juga mempelajari pemrogramman web karena dunia internet ialah dunia kamu, program language yang harus dipelajari bagi junior ialah mulai dari HTML sampe’ ke PHP. JSystem Operasi wajib dikuasai karena itu merupakan lingkungan kamu nantinya, perdalam cara kerja suatu operating system, kenali dan akrabkan diri. Operating system yang diperdalam ialah Linux atou BSD karena mereka bersifat “open source”. Buat pemula sebaiknya gunakan Linux karena baik system installasinya dan Graphical User Interfacenya lebih memudahkan kamu. Disarankan memakai distro Mandrake atou redhat. Menjadi seorang hacker yang bener-bener Profesional membutuhkan waktu tapi tergantung orangnya juga kalo orangnya bener-bener punya niat pengen jadi Hacker dan teruz mempelajari ilmu-ilmu Hacker dengan rajin, teliti, cepet, punya kemauan, so mungkin bbakal jadi seorang Hacker sejati dalam jangka waktu dua atou tiga bulan. Berbagi Add comment August 30th, 2008 isi isu hacker ini adalah blog yg m’bahas ttg isu keamanan diinternet? carding,cracking,phreaking,n phising Berbagi Add comment August 30th, 2008 GOOGLE HACK GoogleHack1 (Wednesday, 12 July 2006) - Kontribusi dari Webmaster - Terakhir diperbaharui () Saya yakin, semua dari kita pernah mencari sesuatu di www.google.comGoogle adalah mesin pencari di internet seperti yahoo, altavista dll.Berdasarkan apa yang saya rasakan dari sekian mesin pencari yang ada, google adalah yang paling pinter dan banyak membantu saya dalam beberapa hal.Mau tahu kepinteran bli google ini….??????Mari kita bahas setelah minum kopi hangat ini :)Maklum, lagi nggak enak badan Oks, mari kita mulai lagi Dalam tulisan ini saya coba menyampaikan option pencarian dalam google Option/kunci tersebut : 1. sesifik kata dan tipe file Dengan option ini kita dapat mencari file file atau kata kata yang kita masukan sebagai kunci. misal kita mau mencari file dengan type mdb, kita gunakan sebagai key : Filetype:mdb 2. Inurl Dengan option ini kita dapat mencari url url dengan domain tertentu misal kita mau mencari seluruh url dengan domain go.id yang mempunyai file login.asp kita gunakan key allinurl:.go.id/login.asp 3. Index of Option ini dapat membantu kita dalam mencari direktori index suatu halaman web. misal kita mencari direktori index dari cgi-bin kita gunakan key “Index of /cgi-bin” 4. Site Option site ini sangat membatu kita untuk mencari site site dengan top domain tertentu misal kita mau memcari site site dengan top domain id, kita gunakan key : site:.id 5. Intitle Option intitle ini dapat membantu kita mencari dokumen html dengan title tertentu misal kita mau mencari dokumen html dengan title belog, kita gunakan key : intitle:belog 6. Link Mungkin option ini yang paling banyak kita gunakan, option ini digunakan untuk mencari link link tertentu misal kita mau mencari link tentang Hacking Exposed Third Edition, kita gunakan key “Hacking Exposed Third Edition” Dari beberapa option diatas sebenarnya dapat kita kombinasikan sesuai dengan kebutuhan kita misal saya ambil contoh : kita tahu tentang exploit dari phpproject misalnya, maka untuk mencari target bisa kita gunakan key : “Powered by PHPProject” Contoh lain, misal kita mau mencari informasi password pada forum forum tertentu, maka sebagai key : allinurl:wwwboard/passwd.txt Dengan key diatas kita akan mendapatkan file passwd.txt yang tentunya sudah di enkripsi, tinggal kita deskripsi Contoh lain misalnya kita mau mencari site site yang mengandung hacking, phreaking, creaking kita cukup menggunakan kunci : +hacking +phreaking +creaking Oks, demikian dulu, saya harap tulisan ini hanya sebagai bahan untuk belajar dan bukan digunakan sebagai sarana untuk merusak jika ada yang menggunakan untuk merusak, bukan menjadi tanggungan penulis. nb : beberapa istilah diambil dari buku “Hacking Exposed Third Edition”